Ini bukan literatur terpercaya, karena hanya untuk pemahaman saya pribadi [really, I mean it, jangan jadikan ini literatur *_*]
Survival Analysis merupakan cabang dari statistik yang menilai tentang waktu dari daya tahan akan sesuatu. Mirip dengan Analisa Reliabilitas yang menilai waktu kekokohan/reliabilitas suatu benda.
Jika Survival digunakan pada benda/sesuatu yang nonrepairable, sedangkan Reliabilitas digunakan untuk menilai suatu benda yang repairable. Apa saja repairable dan non repairable ?
Benda yang repairable, dicontohkan seperti mobil, motor, mesin, yang memang didesain untuk dapat diperbaiki dan digunakan kembali.
Sedangkan yang nonrepairable, dicontohkan seperti nyawa manusia, yang tidak akan mungkin bisa diperbaiki lagi. Karena saya pribadi mengambil tesis dari Analisa Survival, maka saya akan sedikit membahas tentang hal tersebut.
Menurut buku-buku yang saya baca, dan penjelasan dari dosen pembimbing saya. Contoh dari Survival Analysis itu seperti manusia yang terkena penyakit mematikan, salah satu contohnya kanker, beberapa manusia yang megidap penyakit ini, diteliti berapa lama daya tahan tubuhnya, hingga mungkin suatu saat manusia tersebut meninggal. Meninggal berarti dinyatakan failure atau gagal.
Hal itu dapat diteliti mulai dari seseorang divonis memiliki penyakit kanker, atau mungkin baru diketahui terkena penyakit kanker, (sehingga penelitian dimulai dari waktu diketahuinya) hingga manusia tersebut meninggal. Penelitian dapat berhenti, sebelum failure terjadi. Namun perhitungan akan terjadinya failure masih tetap berjalan, tanpa diteliti.
[baru nyambung sampai disini]
bersambung ....
Jumat, Oktober 09, 2009
Langganan:
Posting Komentar (Atom)


0 komentar:
Posting Komentar